Bayangkan Anda masuk ke sebuah ruangan dan diminta untuk menggambarkan isi ruangan tersebut. Anda mungkin akan menyebutkan meja, kursi, dan lampu. Ini Inventaris Benda adalah cara pandang umum yang kita miliki terhadap dunia, namun Wittgenstein memulai bukunya dengan menolak hal ini sepenuhnya. Tractatus dengan menolaknya secara total. Ia berpendapat bahwa dunia yang hanya digambarkan sebagai kumpulan objek adalah dunia tanpa realitas.
Kegagalan Atomisme
Daftar atomistik (sisi kiri visual kami) menyediakan bahan mentahβroda gigi jam tanganβnamun gagal menjelaskan keberadaan jam tangan jam tangan. Dalam Proposisi 1.1, Wittgenstein menyatakan: "Dunia adalah keseluruhan fakta, bukan sekadar benda-benda." Ini berarti objek-objek hanyalah pengganti; mereka hanya mendapatkan bobot metafisik ketika terlibat dalam susunan tertentu (keadaan sesuatu).
Dari Kata Benda ke Kalimat
Secara metafisik, kita bergerak dari melihat dunia sebagai museum statis dari "benda" (kata benda) menuju pemahaman dinamis tentang bagaimana benda-benda ini saat ini tersusun (kalimat). Menggambarkan dunia bukanlah memberi nama objek, tetapi menyatakan apa yang benar adanya.
Seperti contoh jam tangan yang telah dibongkar, Anda bisa memiliki setiap komponen secara terpisah, namun jika hubungan antara pegas dan roda gigi tidak ada, maka fakta tentang 'jam tangan' tidak dapat ditemukan dalam ruang logis.